WUJUD MEMAKMURKAN MASJID
WUJUD MEMAKMURKAN MASJID
========
Disunnahkan menyapu dan membersihkan masjid dari benda-benda najis dan menjijikkan, seperti kencing, kotoran manusia, ludah, ingus, dahak, dan lain-lain. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh beberapa hadits berikut:
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu,
أَنَّ امْرَأَةً سَوْدَاءَ كَانَتْ تَقُمُّ الْمَسْجِدَ أَوْ شَابًّا
فَفَقَدَهَا رَسُولُ اللهِ صل الله عليه وسلم
فَسَأَلَ عَنْهَا أَوْ عَنْهُ فَقَالُوا: مَاتَ. قَالَ: أَفَ
كُنْتُمْ آذَنْتُمُونِي؟ قَالَ: فَكَأَنَّهُمْ صَغَّرُوا أَمْرَهَا
أَوْ أَمْرَهُ. فَقَالَ: دُلُّونِي عَلَى قَبْرِهِ. فَدَلُّوهُ
فَصَلَّى عَلَيْهَا ثُمَّ قَالَ: إِنَّ هَذِهِ الْقُبُورَ
مَمْلُوءَةٌ
ظُلْمَةً عَلَى أَهْلِهَا وَإِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ يُنَوِّرُهَا
لَهُمْ بِصَ تَالِي عَلَيْهِمْ
“Seorang wanita hitam -atau seorang pemuda- yang biasa membersihkan (menyapu) masjid meninggal. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam merasa kehilangan sehingga bertanya tentangnya. Mereka menjawab, “Dia sudah meninggal.” Beliau berkata,“Mengapa kalian tidak memberitahukannya kepadaku?” Seakan-akan mereka menganggap kecil urusannya. Beliau berkata, “Tunjukkanlah kuburannya kepadaku!” Merekapun menunjukkan kuburannya lantas beliau menshalatkannya. Lalu beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya kuburan-kuburan ini telah dipenuhi oleh kegelapan bagi para penghuninya, dan sesungguhnya Allah Subhanahu wata’ala meneranginya dengan sebab shalatku (ini) atas mereka.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Asy-Syaikh bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Termasuk faedah hadits ini adalah bolehnya seorang wanita mengurusi kebersihan masjid dan hal ini tidak terbatas bagi kaum laki-laki saja. Bahkan, siapa saja yang mengharapkan pahala dengan membersihkan masjid, dia akan mendapatkannya. Sama saja, wanita itu sendiri yang membersihkannya atau dia menyuruh orang lain dan dia membayar upahnya.”
Syarh Riyadhus Shalihin, 2/29
assyariah.com
◽ Forum Ilmiyah Karanganyar
http://bit.ly/Forum_ilmiyahKarangAnyar
